Loading...

Program Studi Bioteknologi Gelar Pelatihan Probiotik Pakan Ternak Bersama Santri Sahabat Bumi

Diterbitkan pada
21 September 2026 08:00 WIB

Baca

Program Studi Bioteknologi UIN Raden Mas Said Surakarta Gelar Pelatihan Pembuatan Probiotik Pakan Ternak untuk Perkuat Kerja Sama dengan Stakeholder Eksternal

Sukoharjo – Program Studi Bioteknologi Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta melaksanakan kegiatan Peningkatan Mutu Kerjasama Program Studi Bioteknologi kepada Stakeholder Eksternal melalui Pelatihan Pembuatan Probiotik Pakan Ternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan mitra masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 19 September 2026 bertempat di Santri Sahabat Bumi, Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, dengan melibatkan sebanyak 50 mahasiswa Santri Sahabat Bumi sebagai peserta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan hubungan kelembagaan, mengembangkan kerja sama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta memperluas jaringan kemitraan berbasis keilmuan Bioteknologi.

Kegiatan diawali dengan persiapan teknis oleh tim pelaksana. Pada pukul 08.00 WIB, tim Program Studi Bioteknologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Mas Said Surakarta tiba di lokasi kegiatan untuk melakukan pengecekan tempat, menyiapkan perlengkapan pelatihan, serta melakukan koordinasi dengan pihak mitra sebelum acara dimulai.

Acara kemudian dilanjutkan dengan registrasi peserta, pembukaan, dan sambutan dari ketua pelaksana. Dalam sambutannya disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi bioteknologi yang aplikatif kepada masyarakat.

Pelatihan Pembuatan Probiotik Pakan Ternak Berbasis Teknologi Fermentasi

Kegiatan inti berupa pelatihan pembuatan probiotik pakan ternak disampaikan oleh narasumber Faizal Jannu Aryanto Sahidana Putra, S.Si., M.Si. Materi pelatihan mencakup konsep dasar probiotik, pemanfaatan mikroorganisme dalam proses fermentasi, serta penerapan teknologi bioteknologi dalam meningkatkan kualitas pakan ternak.

Dalam pemaparannya, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya pakan sebagai salah satu faktor utama dalam keberhasilan budidaya ternak. Teknologi fermentasi menggunakan mikroorganisme bermanfaat seperti EM4 dapat membantu meningkatkan kualitas bahan pakan sehingga lebih mudah dicerna dan mendukung kesehatan sistem pencernaan ternak.

Peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai tahapan pembuatan pakan probiotik, mulai dari persiapan bahan pakan, penambahan mikroorganisme, proses pencampuran, hingga fermentasi. Narasumber menjelaskan bahwa keberhasilan fermentasi dapat diamati melalui karakteristik seperti aroma khas yang harum, warna dan tekstur yang seragam, serta tidak adanya jamur berbahaya.

Antusiasme Peserta dalam Sesi Diskusi

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta aktif menyampaikan berbagai pertanyaan terkait penggunaan bahan, aplikasi probiotik pada berbagai jenis ternak, penyimpanan produk, serta kendala yang sering muncul dalam pemeliharaan ternak.

Beberapa pertanyaan yang disampaikan peserta antara lain mengenai alternatif bahan selain tepung kedelai atau tepung ikan. Narasumber menjelaskan bahwa bahan tersebut dapat diganti dengan bahan lain yang memiliki kadar protein tinggi, dengan bungkil kedelai menjadi salah satu alternatif yang banyak digunakan karena memiliki kandungan protein baik dan harga relatif lebih terjangkau.

Peserta juga menanyakan penggunaan probiotik untuk berbagai jenis hewan ternak. Narasumber menjelaskan bahwa probiotik dapat diterapkan pada berbagai jenis ternak dengan penyesuaian terhadap jenis pakan dan kebutuhan masing-masing hewan. Selain itu, probiotik juga dapat dibuat sebagai stok dengan penyimpanan yang sesuai, seperti menggunakan lemari pendingin untuk memperpanjang masa simpan.

Dalam sesi diskusi juga dibahas solusi terkait bau pada kandang ternak. Narasumber menyampaikan bahwa kondisi kandang perlu dijaga tetap kering dengan penggunaan sekam kering sebagai alas serta pengaturan sirkulasi udara melalui proses penganginan area kandang.

Penguatan Kerja Sama Perguruan Tinggi dan Masyarakat

Melalui kegiatan ini, Program Studi Bioteknologi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Mas Said Surakarta berharap dapat memperkuat hubungan kerja sama dengan Santri Sahabat Bumi serta membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan penyampaian kesimpulan, ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, serta dokumentasi bersama antara tim pelaksana, narasumber, dan peserta. Secara keseluruhan, kegiatan berjalan dengan baik dan sesuai dengan rangkaian acara yang telah direncanakan, yaitu pelatihan, diskusi, dan penutupan.